Tampilkan postingan dengan label K-POP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label K-POP. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Februari 2014

TINDAKAN KASAR MANAJER IDOLA DI BANDARA, SALAH FANS ATAU SALAH MANAJER?




Airport
Bertemu dengan idola secara langsung kemungkinan besar akan membuat fans melakukan berbagai hal. Seperti : melihat dari kejauhan sambil sibuk mengambil foto, prinsipnya jauh dekat sama saja yang penting bisa melihat sang idola atau buru-buru lari mendekati idola kesukaan biar bisa melihat dengan lebih jelas, lebih bagus lagi kalau bisa berdiri di dekat idola. Hampir di semua belahan dunia, tindakan nomer dua yang lebih sering dilakukan. Dan kita bisa melihat berbagai tindakan ekstrim para fans secara bersamaan di satu tempat. Bandara!
Baru-baru ini, saking ramainya area bandara ketika INFINITE ada di sana terpaksa membuat si manajer meneriakkan kalimat bernada agresif. Beberapa fancam menunjukkan kalau terdengar “Pergi”, “Aku bilang pergi!”, dan “Menjauhlah” dari bibirnya.
Lalu pada awal tahun, tepatnya 22 Januari 2013, EXO yang merasakan bagaimana rasanya berada di tengah-tengah fans yang mengerumuni mereka dari berbagai arah. Dagu dan lutut Kai terluka karena terjatuh ketika seorang fans secara tiba-tiba memegangnya dan menyentuh beberapa bagian tubuhnya. Karena tidak sanggup berdiri sendiri, Baekhyun harus membantunya bangun. Bukannya memberi jalan, fans itu malah mengumpat pada Baekhyun dengan mengatakan, “Aku perlu mengambil fotonya, singkirkan kepalamu!”
Tidak berhenti sampai di sana, bahkan ada fans yang harus menerima pukulan di belakang kepalanya karena telah melakukan hal yang cukup gila. Mencium bibir idolanya. Ini terjadi pada tahun 2010 ketika SHINee berada di bandara dan seorang fans secara mendadak menempelkan bibirnya ke JonghyunSHINee. Melihat tindakannya, sang manajer pun memukulkan tangannya ke atas kepala fans tersebut lalu mendorongnya menjauh.
Merasa marah dengan perlakuan si manajer? Atau merasa jijik dan jengkel dengan kelakuan fans yang bertindak sejauh itu? Bandara sebagai fasilitas umum tentu bukan menjadi milik sang idola sepenuhnya. Ada orang lain. Lalu ketika fans berkerumun serta menggila ketika melihat idolanya, orang lain itu juga merasakan dampaknya.
Menjadi fans bukan berarti berhak untuk melakukan semuanya sesuai keinginan sendiri tanpa mempedulikan orang lain. Menjadi fans bukan berarti berhak untuk menyentuh bagian tubuh idola seenaknya, mengumpat pada member lain, lalu membuat kegaduhan di tempat umum. Semua yang terjadi di atas seharusnya bisa dicegah bila fans bersikap lebih hormat kepada idola. Bagaimana menurut pendapat kalian, Haebaragi?
Source : netizenbuzz dan hellokpop

Continue Reading...

Rabu, 12 Februari 2014

Siapakah Idola K-Pop yang Paling Dinanti di 2014 versi iTunes?

Memasuki tahun 2014, para idola K-Pop sudah mulai berlomba-lomba mencuri perhatian fans dan menunjukkan yang terbaik di panggung musik. Dari banyaknya idola K-Pop yang siap bersaing, beberapa di antaranya berhasil menjadi yang paling dinanti di tahun kuda ini.

Beberapa waktu lalu, salah satu chart musik bergengsi, iTunes pun menyebutkan solois cantik, Ailee menjadi idola K-Pop yang paling nanti di tahun 2014, baik di Jepang maupun di seluruh Asia. Hal ini diungkapkan oleh pihak YMC Entertainment selaku agensi Ailee.

Dilansir Tenasia, melalui siaran persnya, YMC Entertainment menyatakan bahwa di tahun keenam pemilihan ‘iTunes New Artist 2014’ memasukkan nama Ailee yang paling memiliki potensial di antara 12 idola yang terpilih dari berbagai negara.

Secara terpisah, ‘iTunes Pan Asia’ juga memilih Ailee di antara 10 tim lainnya yang paling potensial di 13 negara di Asia, termasuk Hong Kong, Taiwan, Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia. “Sangat jarang melihat seorang artis solo terpilih dalam dua seleksi secara bersamaan. Jadi ini membuktikan bahwa Ailee merupakan artis generasi selanjutnya yang paling dinantikan ,” tutur perwakilan agensi Ailee.

Ailee debut di tahun 2012 lalu dan kini ia terus mempertahankan eksistensinya di industri musik dengan menelurkan berbagai single yang selalu menjadi hits. Kini Ailee tengah disibukkan dengan kegiatan promosi single barunya berjudul ‘Singing Got Better’.

Sumber: http://www.dreamersradio.com/
Continue Reading...

Rabu, 22 Januari 2014

Fanfiction " Song for My Juliette" part 1


Okay, ini ff pertama yang aku post di blog ini.

Happy Reading ALL ^^
Hope you like it ^^

Title : Song For My Juliette (MyungZy)

Author : Elvina Akyas

Main cast : Kim Myungsoo

Support cast : Suzy, Kris

Genre : Fantasy, Romance, Family

Rated: T

Leght : Chapters

Summary : Myungsoo, seorang namja yang meninggal saat dirinya akan menyatakan cintanya pada seorang gadis pujaannya yang sering ia sebut Juliet. Gadis pujaannya itu bernama Suzy. Sebelumnya ia sudah menyiapkan lagu ciptaannya untuk menyatakan cintanya kepada Suzy. Tapi takdir berkata lain, sebuah kecelakaan merenggut nyawanya di hari yang sangat ia tunggu-tunggu itu.

Dia diberi kesempatan 10 hari  untuk menemui gadis pujaannya itu. Tapi ketika dia kembali untuk menemui gadis pujaannya itu, ia menemukan sebuah kenyataan pahit yang tidak pernah terbayang di pikirannya. Apa kenyataan pahit itu? Apa yang akan dilakukan Myungsoo? Apa ia akan tetap menemui Juliet dan menyatakan cintanya?

_________________________________________________________________________________________________


@ Myungsoo's Home
@ Myungsoo's Room

Seorang namja yang adalah Myungsoo terlihat sangat sibuk di kamarnya. Di tempat tidurnya, berserakan pakaian-pakaian, perfume, bunga, gitar, dan barang-barang lainnya. Dan dimana Myungsoo sekarang? Ah.. dia sedang sibuk di depan kaca. Merapikan rambutnya, sambil sedikit bernyanyi.

" JULIETTE! yeolhoneul bachilkkeyo, JULIETTE! jebal nal bada jweoyo, JULIETTE! dalkomhi jom deo dalkomhage,soksage naui serenade..." nyanyi Myungsoo.

" Oke, Iam ready. Juliette, tunggu Romeo!" ucap  Myungsoo didepan kaca sambil mengenakan jasnya. Lalu mengambil sebuah kotak cincin yang ada di atas meja. Dia bergegas keluar dari kamarnya, meninggalkan kamarnya yang sudah seperti kapal pecah itu.

" Mau kemana, Myungie?" tanya Kris yang sedang duduk di sofa ruang tamu. Dia segera berdiri memandangi sepupunya yang sangat rapi malam ini.

" Mau tau aja, hyung." ucap Myungsoo sambil menjulurkan lidahnya.

" Main rahasia-rahasiaan nih? Udah jawab aja." paksa Kris.

" Ah.. iya,iya. Mm... aku mau nembak Suzy ." ucap Myungsoo sambil memperlihatkan kotak cincinnya. Kris langsung terdiam mendengar itu. Tapi beberapa detik kemudian, dia tersenyum lalu mengacak-ngacak rambut Myungsoo.

" Nae dongsaeng udah gede ya." ucap Kris.

" Ye...hyung, rambut udah keren-keren, malah dirusak. Ya udah deh hyung, doain Myungsoo ya?" ucap Myungsoo. Kris hanya mengangguk. Myungsoo berjalan keluar rumah sambil merapikan rambutnya yang telah diperlakukan semena-mena oleh hyungnya . Ia pergi ke garasi, dan menaiki motor cagiva hitamnya.

" Lets go!" ucapnya lalu menghidupkan mesin motornya, dan bergegas pergi.

@ On the way

Myungsoo mempercepat laju motornya. Sepertinya, ia tidak sabar ingin cepat-cepat bertemu dengan Juliette-nya.

" JULIETTE! yeolhoneul bachilkkeyo, JULIETTE! jebal nal bada jweoyo, JULIETTE! dalkomhi jom deo dalkomhage,soksage naui serenade..." Myungsoo mulai bersenandung. Karena sibuk bernyanyi, ia tidak terlalu memperhatikan jalan didepannya. Ia tidak tahu kalau di depan, ada mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. Dan akhirnya........

" BBRRRRRAAKKKKKK!!!!" Mobil itu menabrak cagiva Myungsoo. Dengan segera mobil yang menabrak Myungsoo itu melaju pergi. Tubuh Myungsoo terpental keras. Kepalanya membentur aspal. Kontak cincin yang tadinya digenggam Myungsoo jatuh beberapa cm darinya. Myungsoo dalam setengah sadar, mengingat wajah Juliette-nya. Myungsoo mencoba meraih kotak cincin itu. Tapi percuma, Myungsoo terlalu bayak kehilangan darah. Dan akhirnya, Myungsoo sudah tak sadarkan diri.

@ Kris and Myungsoo's Home

Stand by me nal barabwajo 
Ajik sarangeul moreujiman 
Stand by me nal jikyeobwajo 
Ajik sarangae seotooljiman

Hp Kris berdering. Tertera nama Myungsoo di layar Hp Kris. Dengan segera Myungsoo menjawab panggilan itu.

" Yeoboseyo" ucap Kris.

" Maaf, apa anda keluarga dari pemilik Handphone ini? Pemilik Handphone ini mengalami kecelakaan. Dan sekarang sedang ada di Rumah Sakit." terdengar suara seorang yeoja.

" Mwo? dongsaeng saya kecelakaan? Di RS mana dia dirawat sekarang?" tanya Kris cemas.

@ RS

Dengan segera Kris pergi ke RS tempat Myungsoo dirawat. Ia juga menghubungi Suzy, Juliette-nya Myungsoo untuk juga pergi ke RS.

Mereka menunggu dengan cemas di luar ruang rawat Myungsoo. Mereka berdua bergetar parah. Takut akan hal buruk yang mungkin akan terjadi. Suzy sedari tadi hanya menangis. Kris memeluk Suzy, berharap bisa sedikit menenangkan Suzy, walau dia pun juga takut. 

" Aku tak ingin kehilangannya, Oppa. Padahal tadi kita udah janji buat ketemu. Katanya, Myungsoo bakal ngasih kejutan ke aku. Tapi, kenapa? kenapa malah ini yang terjadi? Aku takut, Oppa. Aku takut." ucap Suzy sambil masih menangis.

" Dia gak akan ninggalin kita. Jangan mikir kayak gitu." ucap Kris sambil mengelus punggung Suzy, berharap itu bisa sedikit menenangkan yeoja itu.

" Dia bakal tetap disini. Disamping kita, menemani kita, dalam suka ataupun duka. Myungsoo gak akan pergi. Kamu harus yakin akan itu." ucap Kris lagi.Suzy yang mendengar, menjadi lebih tenang dari sebelumnya. Dia melepas pelukannya.

" Oppa benar. Myungsoo gak akan pergi. Demi aku, Demi Kris Oppa, Myungsoo akan tetap disini." ucap Suzy mencoba meyakinkan diri. Meyakinkan diri kalau hal yang  ditakutkan tidak akan terjadi.

Dokter keluar dari ruang Myungsoo. Mereka berdua langsung menghampirinya.

" Gimana dok keadaan Myungsoo?" tanya Kris. Dokter itu menggelengkan kepalanya.

" Maaf. Kami sudah melakukan sebisa kami. Tapi ini sudah takdir." ucap sang dokter. Suzy langsung jatuh terduduk. Kini semua hancur. Semua. Hatinya, pikirannya, semua hancur. Keyakinan yang tadinya susah-susah ia dirikan, sekarang sudah roboh seketika.

" Dok! BILANG INI BOHONG! BILANG DOK!" teriak Suzy frustasi sambil memukul-mukul tanggannya ke lantai.

" Maafkan kami." ucap sang dokter.

@ Ruang Rawat

Terlihat tubuh Myungsoo yang sudah tak bernyawa. Roh Myungsoo keluar dari tubuhnya. Dia melihat Kris dan Suzy yang sedang menangis menatap tubuhnya. Roh Myungsoo berdiri di samping tubuh nya yang sudah tidak bernyawa itu. Dia menatap sekeliling.

" Dimana aku? Kenapa Kris Hyung dan Suzy nangis?" ucap Roh Myungsoo bingung. Lalu dia menatap ke samping, melihat tubuhnya di atas kasur.

" Apa ini? siapa itu? itu aku kan? apa yang sebenarnya terjadi? apa aku udah mati?" ucap Roh  Myungsoo bingung. Ia melihat seorang suster menutupi tubuhnya dengan kain. Myungsoo kaget. Ia menutup mulutnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya tak percaya.

" Aku? Aku udah mati." ucapnya lagi.

" Kris Hyung! Suzy! aku masih hidup. Aku disini." ucap Roh Myungsoo sambil berjalan menghampiri kedua orang yang  dicintainya itu. Dia mencoba memeluk mereka, tapi apa yang terjadi? tangannya malah menembus tubuh kedua orang itu. Myungsoo menatap kedua tangannya. Ia masih tidak percaya dengan yang terjadi sekarang. Berulang-ulang dia mencoba memeluk lagi, tapi berkali-kali juga dia menembusnya.

" Ini sia-sia." ucap roh Myungsoo frustasi. Ia menjatuhkan dirinya di pojok ruangan rumah sakit itu. Menatap pedih kedua orang yang sedang menangisi kematiannya. Lalu ia melihat tubuhnya dibawa pergi dari ruangan itu. Kemudian, ia juga melihat hyungnya mengajak Suzy untuk keluar dari ruangan itu. Kini Myungsoo tinggal sendiri di ruangan itu. Dia sempat berfikir untuk mengikuti mereka keluar dari ruangan itu, tapi ia merasa tak akan sanggup melihat tangisan orang-orang yang dia cintai.

" Ya, sekarang apa yang akan aku lakukan? apa gak ada malaikat yang akan menjemputku? malaikat yang bakal membawaku ke surga gitu? atau mungkin ke neraka?" oceh Myungsoo. Ia menekuk kakinya, menenggelamkan kepalanya diantara kedua kakinya. Pikirannya masih berada diantara percaya dan tidak.

" Bruuk!!"Terdengar suara benda jatuh. Myungsoo mengangkat kepalanya, mencoba melihat benda apa yang barusan jatuh. Ternyata seorang yeoja cantik yang memakai gaun putih selutut sambil membawa tongkat putih panjang yang jatuh dari atas. Yeoja itu segera berdiri dan mendekati  Myungsoo. Yeoja itu lalu membungkukkan badannya memberi hormat kepada Myungsoo. Setelah itu, ia menarik tangan Myungsoo, membantu Myungsoo untuk berdiri. Mereka saling berhadapan.

" Waktumu tiba. Saat nya kita pergi. Aku malaikat yang akan mengantarmu. Apa kau siap?" ucap  yeoja itu lalu menyunggingkan senyum. Senyum penuh damai. Myungsoo yang melihatnya menjadi sangat tenang. Tenang, terasa semua beban hilang darinya.

" Aku siap." ucap Myungsoo. Sekali lagi, malaikat itu tersenyum. Ia mengayunkan tongkatnya mengitar dan muncullah sebuah pintu. Malaikat itu membukakan pintu untuk Myungsoo.

" Masuklah." ucap malaikat itu. Myungsoo mengangguk dan melangkah masuk ke dalam pintu itu. Seberkas cahaya menyilaukan menyambut kedatangan Myungsoo. Myungsoo menutupi matanya dengan tangannya karena terlalu silau. Lambat laun, cahaya itu mulai menghilang. Myungsoo mulai menurunkan tangannya, ia melihat sekelilingnya. Kosong. Disana hanya ada dirinya. Hanya ada dirinya di dalam ruangan kosong itu. Ruangan kosong yang serba putih.

" Dimana malaikat tadi? Apa dia gak nemenin aku? Dimana aku? Kemana aku harus pergi?" Myungsoo yang kebingungan hanya bertanya-tanya sambil menatap sekelilingnya. Tiba-tiba ruangan itu bergetar. Awalnya hanya getaran kecil, tapi lama-lama ruangan itu bergetar sangat hebat, seperti terjadi gempa. Myungsoo yang tidak bisa menahan keseimbangannya akhirnya jatuh, tubuhnya terguncang ke berbagai arah karena goncangan-goncangan itu tak kunjung berhenti. Lalu, muncul asap. Asap hitam. Asap hitam itu mulai memenuhi ruangan itu. Ruangan yang tadinya putih itu pun, terlihat berbeda sekarang. Hitam. Gelap.

" Selamat datang." tiba-tiba sebuah suara muncul dari belakang Myungsoo. Perlahan, Myungsoo memutar kepalanya kebelakang. Seorang namjai tampan yang ia yakini adalah seorang malaikat berdiri tepat di belakangnya. Lalu tiba-tiba menghilang. Myungsoo segera memutar kepalanya ke depan lagi, dan mendapati malaikat tadi sekarang ada di depannya. Malaikat itu menyeringai kecil sambil menatap Myungsoo.

" Biarkan aku memperkenalkan diri. Aku malaikat yang bertugas menemanimu sekarang. Dan aku mempunyai sebuah penawaran untukmu. Sebuah tawaran menarik. Kau mau mengetahuinya?" ucap malaikat itu.

" Penawaran menarik? Apa madsudmu?" tanya Myungsoo.

To be continued

By : Elvina



Continue Reading...

Followers

Blogroll

Follow The Author