@ Rumah Ella
@ Kamar Rahma
Terlihat Rahma yang sedang menangis.
" Bodoh banget gw! Kenapa harus gini??" ucap Rahma sambil mengacak-acak rambutnya. Lalu dy memandang sebuah foto yang terletak di laci sebelah tempat tidur Rahma. Itu adalah foto Bisma.
" Maafin gw Bis, gw gak bisa ngomong yang sebenarnya sama lo." ucap Rahma. Terputar di memorynya saat dia melihat Bisma menangisi kematian adiknya. Rahma adalah salah satu pasang mata yang melihat Bisma n Dicky di taman belakang.
" Gw harus bicara sama Ella." ucap Rahma lalu pergi ke Kamar Ella.
@ IOA
@ Kelas Drie Namja
Di kelas itu sepi, hanya ada Reza n Rangga.
" Apa yang lo liat tadi di Perpus?" tanya Reza.
" Gw.. gw... gak.. li..liat apa-apa Rez." jawab Rangga terbata-bata.
" Jawab jujur! Lo pasti baca data Bisma kan?" tanya Reza. Rangga diam, dia tidak berani menjawab.
" JAWAB!" bentak Reza.
" I... iya... gw baca... data Bisma. Ta..tapi... gw gak sengaja Rez." jawab Rangga.
" BRAK!" Reza menghentakkan tangannya ke meja di sebelahnya.
" Rahasiain tentang data itu. Kalo gak? lo tw sendiri akibatnya." ucap Reza sambil nunjuk muka Rangga. Rangga hanya mengangguk. Lalu Reza pergi.
@ Rumah Bisma
" Lo?" ucap Rafael kaget sambil nunjuk orang yang di tabraknya.
" Hai Raf!" sapa orang itu yang adalah Ilham.
" Ngapain lo kesini?" tanya Rafael.
" Gw cuman mw ketemu Dicky. Dicky ada kan?" jawab n tanya Ilham.
" Ada. Dia tadi lagi ama Bisma. Lo cari ndiri aja." jawab Rafael lalu pergi.
" Jiah... ditinggal gw. Si Dicky kemana ya?" ucap Ilham lalu pergi mencari Dicky.
@ Sepulang Sekolah
@ Kelas Vier Prince
Raniz, Putry, n FAjrina kumpul di kelas itu.
" Rencana kita kapan dijalanin?" tanya Fajrina.
" Kalo bisa hari ini." jawab Putry.
" Tapi lo yakin bakal berhasil?" tanya Raniz ragu.
" Pasti berhasil. Gw jamin deh." jawab Putry yakin.
" Ya udah lah. Gw percayain aja semua ama lo." ucap Raniz. Fajrina mengangguk.
" Kalo gitu kita balik aja. Kita jalanin rencana kita." ucap Putry lalu tersenyum. Mereka bertiga pergi ke Rumah Ella.
@ Rumah Ella
@ Kamar Ella
Rahma masuk ke kamar Ella. Terlihat Ella yang sedang memandang sebuah foto. Ella yang kaget dengan kedatangan Rahma, langsung menyembunyikan foto itu ke dalam lacinya.
' Tu foto sapa ya?' batin Rahma.
" Bukan foto siapa-siapa kak." ucap Ella yang tw batin Rahma.
" Sorry ganggu." ucap Rahma.
" Kakak ngapain kesini? Ada perlu apa?" tanya Ella.
" Gw cuman mw tanya aja. Kenapa lo bunuh adiknya Bisma. Kenapa la?" tanya Rahma.
" Itu bukan urusan kakak. Jadi, kakak nggak perku ikut campur." jawab Ella.
" Tapi gw ingin tw la. Kenapa lo lakuin semua itu? Lo tw? Karena perbuatan lo, Bisma jd sedih banget." ucap Rahma.
" Emang itu yang gw mw dari awal kak." ucap Ella.
" Madsud lo?" tanya Rahma bingung.
" Belum waktunya kakak tw. Perhatikan aja permainan gw." jawab Ella lalu tersenyum evil. Lalu dy beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan ke arah pintu.
" Mm... Kak, tolong rahasiain kalo gw adik Kak Reza." ucap Ella lalu pergi. Rahma hanya terdiam lalu duduk di tempat tidur Ella. Lalu dy teringat sesuatu.
' Ella tadi nyembunyiin sebuah foto kan? Foto siapa ya?' batin Rahma penasaran. Lalu dy membuka laci perlahan. Rahma mengambil foto itu dan lalu melihatnya.
" Inikan foto...." ucap Rahma kaget.
@ Rumah Bisma
@ Sebuah Gudang
Ilham yang mencari Dicky ternyata KESASAR. Ulang KESASAR. Dy masuk ke sebuah gudang yang udah nggak keurus.
" Ni tempat apaan sih? Gudang kali ya?" ucap Ilham bingung. Tiba-tiba....
" Bruk!" Ilham terjatuh. Sepertinya dy tersandung sesuatu. Lalu Ilham berdiri. Dy melihat ke bawah, ternyata dy tersandung sebuah buku tua yang tebalnya kira-kira 5 cm (buku apaan tuh, tebel banget?).
" Buku apaan sih ni? Tebel banget? Gila kali ya yang bikin nih buku?" ucap Ilham. Lalu dy membuka buku itu. Dy melihat sebuah amplop surat terselip d buku itu.
" Haduh.. haduh... amplop apa lagi nih? Buka aja deh." ucap Ilham lalu membuka amplop itu. Dy membaca surat yang ada di dalam amplop itu. Wajah Ilham memucat, dy kaget.
" Jadi karena ini Reza sama Bisma musuhan?" ucap Ilham kaget.
@ Kamar Laras
Terlihat dua orang yang adalah orang tua Bisma n Laras sedang berada disana. Mama Bisma terlihat menangis. Papa Bisma juga terlihat sedih.Lalu datang Bisma n Dicky.
" Sabar ya tante, om." ucap Dicky.
" Iya nak. Makasih." ucap Mama n Papa Bisma. Lalu Mama Bisma terlihat marah melihat Bisma.
" Ini pasti karena kamu kan? Dasar anak sialan!" ucap Mama Bisma sambil menunjuk-nunjuk Bisman lalu mendorong Bisma hingga terjatuh. Dicky n Papa Bisma kaget mendengarnya.
" Apa madsud Mama?" tanya Papa Bisma.
" Bukan ma. Ini bukan perbuatan Bisma." ucap Bisma. Lalu dy berdiri.
" Ya tante, Bisma nggak mungkin ngelakuin ini. Bisma sayang banget sama Laras tante." ucap Dicky membela Bisma.
" Anak kayak dia itu nggak bisa di percaya. Dia itu anak PEMBAWA SIAL." ucap Mama Bisma sambil menatap tajam Bisma.
" Bukan Bisma ma. Bisma nggak mungkin ngelakuin ini ma!" ucap Bisma lalu lari pergi.
" Bisma! Tunggu!" Teriak Dicky lalu mengejar Bisma.
@ Morgan
" Oh ok, thanks ya!" ucap Morgan lalu memutuskan panggilan. Dy menengok ke samping.
" Lho si Rafa kemana ya? gw ditinggal. Cari dy aja deh." ucap Morgan.
" Eh!" ucap Morgan tiba-tiba. Dy merasakan kalo dy menginjak sesuatu. Ternyata dy menginjak sebuah dompet. Dy mengambil dompet itu.
" Ini kan dompet si Rafa. Untung gw yang nemuin, gimana kalo udah 'diselametin' orang lain?" ucap Morgan. Lalu dy membuka dompet Rafael. Dy melihat sebuah foto. Foto itu adalah foto Rafael dengan seorang cewek.
" Cewek ini kan....." ucap Morgan kaget.
" Gw harus cari Rafael." ucap Morgan lalu pergi mencari Rafael.
@ Rumah Ella
@ Kamar Putry
Putry, Fajrina, n Raniz lagi kumpul di kamar Putry.
" Oke pada siap kan?" tanya Putry yang tiba-tiba beralih profesi menjadi KOMANDAN dadakan.
" Siap donk." jawab Raniz n Fajrina.
" Kalo gitu kita bagi tugas. Raniz bagian Ella, Fajrina bagian Rahma." ucap Putry.
" Oke." ucap Raniz.
" Lha lo?" tanya Fajrina.
" Gw bagian jaga. Tadi gw liat mereka lagi keluar rumah. Gw njaga di depan biar mereka nggak masuk dulu. Jadi kalian cepet-cepat nyelesein semuanya." ucap Putry lalu pergi. Raniz n Fajrina juga pergi ke tempat tugas masing-masing.
@ Bisma n Dicky
Kedua anak itu berhenti di pinggir sebuah danau.
" Lo gpp kan Bis?" tanya Dicky.
" Kenapa si Dick? Nyokap gw selalu berpikiran buruk tentang gw? Kenapa? Apa salah gw?" ucap Bisma sambil menundukan kepalanya. Dicky memegang pundak Bisma.
" Mungkin nyokap lo cuman salah paham aja Bis. Mungkin itu karena nyokap lo terpukul atas kematian adik lo." ucap Dicky.
" Tapi emang dari dulu nyokap gw nggak suka sama gw. Nyokap gw selalu nganggap gw orang lain Dick." ucap Bisma sedih.
" Madsud lo gimana sih Bis? Gw nggak ngerti." ucap Dicky.
" Gini.........." jelas Bisma. Tanpa mereka sadari ternyata ada sepasang mata yang melihat mereka.
@ Rumah Ella
Putry lagi jaga di depan rumah.
Seandainya aku bisa
Berkenalan denganmu
Kan ku ambil hatimu
Namun ku harus melupakan dirimu
Semua demi sahabatku
Bunyi hp Putry. SMS masuk dari Raniz n Fajrina.
From: Raniz n Fajrina
Sip, beres!
Putry tersenyum membacanya. Lalu dy balik ke dalam rumah.
@ Rumah Bisma
Ilham yang berhasil ke luar dari gudang tadi, berfikiran untuk kembali ke rumah nya.
" Mending gw balik aja deh." ucap Ilham lalu pergi. Tapi saat dy ada di gerbang rumah Bisma, dy melihat Morgan n Rafael yang sedang bertengkar. Ilham memutuskan untuk sembunyi di balik pohon sambil menguping.
" Madsud lo apa sih ada foto lo ama 'dy' d dompet lo?" tanya Morgan.
" Emang kenapa? Nggak boleh? Emang lo siapanya 'dy'?" tanya Rafael.
" Gw emang bukan siapa-siapa 'dy'. Tapi gw cowok yang suka ama 'dy'." ucap Morgan.
" Gimana kalo alasan gw sama kayak lo? Gw juga suka sama dy." ucap Rafael.
" Kalo gitu gw tantang lo! Siapa yang bakal dapetin 'dy' lebih dulu." ucap Morgan lalu pergi.
' Madsud mereka 'dy' itu siapa sih? Atau jangan-jangan mereka berdua lagi rebutan cewek? Wow, gosip baru.' batin Ilham.
Apa sebenarnya data Bisma yang harus dirahasiakan oleh Rangga?
Foto siapakah di kamar Ella yang membuat Rahma kaget?
Apa rencana Putry cs yang berhasil dilakukan?
Surat apa yang menurut Ilham adalah penyebab Reza n Bisma musuhan?
Kenapa Mama Bisma membenci Bisma?
Siapa pemilik sepasang mata yang melihat aksi Dicky n Bisma?
Siapa madsud Rafael n Morgan yang mereka sebut 'dy'?
Cari jawabannnya di lanjutan cerbungnya...
By: Elvina
Tidak ada komentar:
Posting Komentar